Selasa, 30 Oktober 2012

Rekruitmen dan Seleksi & Pelatihan dan Pengembagan


Resume MSDM_Pert 4 & 5

Nama    : Sara Zetira Irawan
NIM     : 114101010057  ( kls: P2)
        (Pert 4)
Rekruitmen dan Seleksi
Rekruitmen adalah serangkaian aktivitas mencari dan memikat pelamar kerja dengan kemampuan, keahlian, dan pengetahuan yang diperlukan guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja.
·  Sumber rekruitmen ada dua, yaitu :
1.      Sumber Eksternal
Bila perekruitan internal gagal memperoleh karyawan yang sesuai dengan kebutuhan keuangan, ada peluang untung mendapatkan calon yang berpotensi, dapat transfer pengatahuan baru bagi pekerja lama, serta tercipatanya nuansa dan iklim kerja baru dalam pekerjaan.
2.      Sumber Internal
Bila ada lowongan baru peusahaan akan mempertimbangkan karyawan terlebih dahulu. Keuntungan, dapat menekan biaya dan meningkatkan semangat kerja.
Seleksi adalah usaha pertama yang harus dilakukan  perusahaan untuk memperoleh karyawan yang tepat dan kompeten yang akan menjabat serta mengerjakan pekerjaan pada suatu perusahaan.
Tujuan dari seleksi di suatu perusahaan, yaitu :
  1. Perusahaan dapat mengetahui dan memilih calon karyawan yang tepat
  2. Karyawan yang qualified dan potensial
  3. Karyawan yang inovatif dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan
4.      Dengan menyeleksi, perusahaan dapat menetukan karyawan yang sesuai dengan pekerjaannya dan dengan cara ini dapat mempengaruhi  produktivitas suatu perusahaan.
5.      Karyawan yang jujur dan berdisiplin
Kendala-kendala dalam seleksi, yaitu :
1. Tolak ukur
Kendalanya adalah kesulitan untuk menentukan standar tolak ukur yang akan digunakan mengukur kualifikasi selektif secara objektif.
2. Penyeleksi
Kendalanya adalah kesulitan mendapatkan penyeleksi yang benar-benar qualified, jujur dan objektif pernilainya.
3. Pelamar
Kendalanya adalah kesulitan untuk mendapatkan jawaban yang jujur dari pelamar. Untuk mengurangi kendala-kendala ini, perlu dilakukan kebijaksanaan seleksi secara bertingkat, karena semakin banyak tingkatan seleksi yang dilakukan semakin cermat dan teliti penerimaan karyawan.
Tingkat-tingkat seleksi yang dilakukan oleh perusahaan ada 3, yaitu :
1.      Seleksi tingkat pertama
è meliputi semua prosedur seleksi sejak dari surat lamaran sampai dengan pelamar dinyatakan diterima.
2. Seleksi tingkat kedua
è dilakukan pada calon karyawan yang status masa percobaan. Seleksi tingkat kedua lamanya ada yang 3 bulan, 6 bulan atau setahun.
3. Seleksi tingkat ketiga
è seleksi yang dilakukan dengan mengikuti prajabatan atau latihan, mereka akan dipromisikan dan diangkat menjadi karyawan tetap serta haknya akan diterima sepenuhnya.

Ada dua cara dalam melakukan penyeleksian, yaitu :
1. Non-ilmiah
Seleksi yang dilaksanakan tidak berdasarkan kepada kriteria, standart, atau spesifikasi kebutuhan nyata pekerjaan atau jabatan, tetapi hanya didasarkan kepada perkiraan dan pengalaman saja. Seleksi non-ilmiah sering dilaksanakan di negara sedang berkembang, karena umumnya belum melaksanakan manajemen professional.
2. ilmiah
Seleksi ini didasarkan kepada job specification dan kebutuhan nyata jabatan yang diisi serta berpedoman kepada kriteria dan standart-standart tertentu.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
(Pert 5)
Pelatihan dan Pengembangan
Pelatihan dan pengembangan merupakan istilah-istilah yang berhubungan dengan usaha-usaha berencana, yang diselenggarakan untuk mencapai penguasaan skill, pengetahuan, dan sikap-sikap pegawai atau anggota organisasi.
ORIENTASI KARYAWAN = suatu prosedur untuk memberikan para karyawan baru informasi mendasar mengenai latar belakang perusahaan
·         Pelatihan adalah proses peningkatan  kemampuan spesifik karyawan untuk membantu mencapai tujuan organisasi.
·         Pengembangan adalah usaha-usaha untuk meningkatkan kemampuan karyawan untuk menghadapi berbagai penugasan di masa yang akan datang.
Pengembangan lebih difokuskan pada peningkatan kemampuan dalam pengambilan keputusandan memperluas hubungan manusia (human relation) bagi manajemen tingkat atas danmanajemen tingkat menengah sedangkan pelatihan dimaksudkan untuk pegawai pada tingkat bawah (pelaksana).
Tujuan Pengembangan dan Pelatihan, yaitu :
1.      Latihan dan pengembangan dilakukan untuk menutup `gap´antara kecakapan ataukemampuan karyawan dengan permintaan jabatan.
2.      Program-program tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisien dan efektivitas kerjakaryawan dalam mencapai sasaran kerja yang telah ditetapkan. Meskipun usaha-usaha inimemakan waktu dan mahal,akan tetapi mengurangi tenaga kerja dan membuat karyawanmenjadi produktif.
3.      Memperbaiki efektifitas kerja untuk mencapai hasil‐hasil kerja yang telah ditetapkan.
Langkah-langkah Pelaksanaan Pelatihan, yaitu :
1. Menganalisis kebutuhan pelatihan organisasi, yang sering disebut need analysis atau need assessment.
2. Menentukan sasaran dan materi program pelatihan.
3. Menentukan metode pelatihan dan prinsipprinsip belajar yang digunakan.
4. Mengevaluasi program.
Pemilihan Metode Pelatihan, yaitu :
1. On the job training, yaitu dilakukan pada waktu jam kerja berlangsung, baik secara formal maupun informal.
2. Off the job training, yaitu pelatihan dan pengembangan yang dilakukan secara khusus di luar pekerjaan.

MSDM Strategi dan Perencanaan SDM


Resume MSDM_Pert 2 & 3

Nama   : Sara Zetira Irawan
NIM    : 114101010057  ( kls: P2)
                (Pert 2)
Manajemen Sumber Daya Manusia Strategi
                Perencaanan strategis adalah sebagai proses manajemen puncak menentukan tujuan umum , sasaran organisasi dan bagaimana tujuan tersebut tercapai. Proses strategi manajemen harus menjadi pendorong disusunnya semua kebijakan, program dan pelaksanaan sumber daya manusia.
            Jika manajemen sumber daya manusia dilibatkan dalam perencanaan dan pengambilan keputusan strategis dan mengkoordinasikan semua sumber daya manusia  untuk keseluruhan karyawan maka manajemen sumber daya manusia disebut sebagai Partner Strategis.

Desain Organisasi Tradisional
• Struktur Sederhana
– Struktur organisasi dengan departementalisasi  rendah, rentang kendali luas, wewenang terpusat dan formalisasi rendah.
• Struktur Fungsional
– Struktur organisasi yang mengelompokkan spesialisasi pekerjaan yang serupa dalam satu
kelompok.
• Struktur Divisional
– Struktur organisasi yang terdiri atas unit atau divisi yang terpisah atau semi otonom.
Empat Pilar Pengorganisasian, yaitu :
• Pilar Pertama : Pembagian kerja (division of work) / Spesialisasi Kerja
• Pilar Kedua   : Pengelompokan Pekerjaan (Departmentalization)
• Pilar Ketiga   : Penentuan relasi antar bagian dalam organisasi (hierarchy)
• Pilar Keempat : Penentuan mekanisme untuk mengintegrasikan aktifitas antar bagian dalam organisasi / koordinasi (coordination)

Keuntungan Strategis Sumber Daya Manusia Bagi Organisasi, yaitu :
•         Memfasilitasi pengembangan tenaga kerja berkwalitas melalui / dengan memfokuskan jenis keahlian / tenaga yang diperlukan.
•         Memfasilitasi biaya efektif dalam penggunaan tenaga khususnya dalam industri jasa.
•         Memfasilitasi perencanaan dan analisa lingkungan sehingga ketidakpastian dan penyesuaian dapat diterapkan.
Kendala Strategis Sumber Daya Manusia Bagi Organisasi, yaitu :
•         Sebagian besar organisasi mengacu jangka pendek.
•         Manajer SDM mungkin tidak dapat berpikir strategis.
•         Manajer / dewan direksi kurang mengapresiasi  nilai dept SDM.
•         Manajer SDM lebih memikirkan aspek teknis.
•         Perbedaan dalam mengukur hasil / keuntungan suatu program.
•         SDM tidak dapat dimiliki.
•         Meningkatnya keperluan insentif untuk perubahan.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
(Pert 3)
Perencanaan Sumber Daya Manusia
Perencanaan sumber daya manusia atau perencanaan tenaga kerja didefinisikan sebagai proses menentukan kebutuhan tenaga kerja dan berarti mempertemukan kebutuhan tersebut agar pelaksanaannya berinteraksi dengan rencana organisasi. Perencanaan sumber daya manusia memberikan petunjuk masa depan, menentukan dimana tenaga kerja diperoleh, kapan tenaga kerja dibutuhkan, dan pelatihan dan pengembangan jenis apa yang harus dimiliki tenaga kerja. Melalui rencana suksesi, jenjang karier tenaga kerja dapat disesuaikan dengan kebutuhan perorangan yang konsisten dengan kebutuhan suatu organisasi.
Tujuan perencanaan sumber daya manusia adalah menghubungkan sumber daya manusia yang ada untuk kebutuhan perusahaan pada masa yang akan datang untuk menghindari mismanajemen dan tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas.
Syarat – syarat perencanaan Sumber Daya Manusia, yaitu :
a. Harus mengetahui secara jelas masalah yang akan direncanakannya.
b. Harus mampu mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang
sumber daya manusia.
c. Harus mempunyai pengalaman luas tentang job analysis, organisasi dan situasi persediaan sumber daya manusia.
d. Harus mampu membaca situasi sumber daya manusia masa kini dan masa mendatang.
e. Mampu memperkirakan peningkatan sumber daya manusia dan teknologi masa depan.
f. Mengetahui secara luas peraturan dan kebijaksanaan perburuhan pemerintah.
Kendala-kendala Perencanaan Sumber Daya Manusia, yaitu :
1. Standar kemampuan Sumber Daya Manusia
Standar kemampuan sumber daya manusia yang pasti belum ada, akibatnya informasi kemampuan sumber daya manusia hanya berdasarkan ramalan-ramalan (prediksi) saja yang sifatnya subjektif.
2. Manusia (Sumber Daya Manusia) Mahluk Hidup
Manusia sebagai mahluk hidup tidak dapat dikuasai sepenuhnya seperti mesin. Hal ini menjadi kendala perencanaan sumber daya manusia, karena itu sulit memperhitungkan segala sesuatunya dalam rencana. Misalnya, ia mampu tapi kurang mau melepaskan kemampuannya.
3. Situasi Sumber Daya Manusia
Persediaan, mutu, dan penyebaran penduduk yang kurang mendukung kebutuhan sumber daya manusia perusahaan. Hal ini menjadi kendala proses perencanaan sumber daya manusia yang baik dan benar.
4. Kebijaksanaan Perburuhan Pemerintah
Kebijaksanaan perburuhan pemerintah, seperti kompensasi, jenis kelamin, WNA, dan kendala lain dalam perencanaan sumber daya manusia untuk membuat rencana yang baik dan tepat.

Fungsi Perencanaan Sumber Daya Manusia, yaitu :
• Individual
~ mengetahui secara pasti rencana ketenagakerjaan dari organisasi
~ memungkinkan pekerja untuk menyusun pengembangan karir bagi dirinya sendiri
• Organisasi
~ membantu pimpinan organisasi dalam upaya mendaya-gunakan  sumber daya manusia yang ada efisiensi
~ mampu menarik tenaga kerja yang benar-benar dibutuhkan, baik  secara kuantitatif atau kualitatif yang dilakukan pada waktu yang tepat.
~ menambah kuatnya daya saing organisasi terhadap organisasi lain.



Sabtu, 08 September 2012

Resume MSDM_P2


Nama   : Sara Zetira Irawan
NIM    : 114101010057  ( kls: P2)
Dosen  : Sri Suhandiah

Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan dalam semua kegiatan dan  usaha – usaha di sebuah perusahaan agar dapat mencapai tujuan organisasi yang ditetapkan atau yang di inginkan.

# Perlunya suatu  manajemen dalam  sebuah perusaaan atau organisasi, yaitu :
Ø  Untuk mencapai tujuan perusahaan
Ø  Menjaga keseimbangan diantara tujuan – tujuan yang saling bertentangan
Ø  Mencapai efisiensi dan efektivitas pada perusahaan

# Keberhasilan suatu organisasi, dapat dilihat dari :
Ø  Mampu tidaknya manajer menjalankan fungsi manajemennya
Ø  Tersedianya tenaga operasional yang terampil dan sesuai bidangnya
Ø  Tersedia anggaran yang memadai
Ø  Adanya mekanisme kerja yang sesuai

Manajemen Sumber Daya Manusia
            Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan.

# Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia , yaitu :
Manajemen Sumber Daya Manusia diperlukan untuk meningkatkan efektivitas sumber daya manusia dalam organisasi. Tujuannya adalah memberikan kepada organisasi satuan kerja yang efektif. Untuk mencapai tujuan ini, studi tentang manajemen personalia akan menunjukkan bagaimana seharusnya perusahaan mendapatkan, mengembangkan, mengevaluasi, dan memelihara karyawan dalam jumlah (kuantitas) dan tipe (kualitas).

# Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia terdiri dari dua fungsi, yaitu fungsi manajemen dan fungsi operasional.
~ Fungsi Manajemen yaitu seperti Planning,Organization,Actuating dan Controling.
~ Funsi Operasional yaitu Penentuan jenis/mutu karyawan dan jumlah atau  menentukan keberhasilan rekruitmen melalui prosedur yang tepat, ( mengatur aktivitas sumber daya manusia).

# Tantangan Manajemen Sumber Daya Manusia, yaitu :
Ø  Terjadinya perubahan dan perkembangan teknologi dan ekonomi
Ø  Ketersediaan dan kualitas angkatan kerja
Ø  Pertumbuhan angkatan kerja



Rabu, 02 November 2011

Tugas MU_P2


Pentingnya Memahami Manajemen  Untuk Profesi
di Bidang Sistem Informasi

Nama   : Sara Zetira Irawan
NIM    : 11 41010 0057

            Saat ini, pekerjaan yang tersedia semakin bervariasi. Bidang teknologi dan informasi (IT) merupakan salah satu bidang karir yang semakin hari semakin berkembang dan banyak peminatnya. Penerapan sistem informasi di dalam suatu organisasi dapat memberikan dukungan informasi yang dibutuhkan. Sistem informasi yang digunakan oleh para pengguna dari berbagai tingkatan manajemen ini biasa disebut sebagai Sistem Informasi Manajemen.

Mengapa Manajemen penting untuk di pahami?
 
Karena Manajemen adalah suatu usaha merencanakan, mengorganisir, mengarahkan dan mengawasi (POAC) kegiatan dlam suatu organisasi agar tercapai tujuan organisasi.
POAC itu adalah Planning         : menyusun rencana yang akan dijalankan
                            Organizing    : kerjasama yang dilakukan oleh 2 orang atau lebih
                            Actuating      : pengarahan atau penggerak usaha yang dilakukan atas tugas setiap induvidu
                            Controling    : mengontrol jalannya sebuah organisasi

            Keberadaan manajemen akan menjamin tercapainya kepentingan umum karena manajemen memperjuangkan kepentingan semua pihak yang ada dalam organisasi. Contohnya saja manajemen yang di berlakukan dalam organisasi, manajemen sangat penting untuk mengatur jalannya sebuah organisasi untuk mencapai tijuan yang lebih efektif dan efisien. Singkatnya, organisasi dapat diberi pengertian sebagai suatu sistem yang saling berpengaruh antar orang dalam kelompok yang bekerjasama, sehingga setiap anggotanya memiliki fungsi dan tugas masing-masing agar tercapai tujuan yang diharapkan.
            Dan tanpa adanya Manajemen di suatu bidang profesi atau organisasi, organisasi tersebut tidak akan dapat berjalan dengan lancar atau efektif dan efisien, maka sangat diperlikannya Manajemen untuk mengatur segala sesuatunya.
            Sedangkan Sistem informasi dalam manajemen adalah salah satu cara agar organisasi bisnis dapat memberikan keunggulan kompetitif.
            Sistem informasi tersebut digunakan untuk meningkatkan kinerja individual dalam organisasi bisnis yang pastinya juga akan meningkatkan kerja organisasi. Sistem informasi saat ini memainkan peranan penting dalam mendukung pengambilan keputusan oleh manajemen dalam pengevaluasian, evaluasi tersebut berguna dalam membantu tercapainya keberhasilan atas pengembangan sistem informasi.
            Keberhasilan suatu sistem informasi tergantung pada kemudahan dan pemanfaatan pemakai sistem terhadap teknologi yang ada dalam sistem karena teknologi akan membantu individu dalam menyelesaikan tugasnya.

Minggu, 23 Oktober 2011

by : NN

Jangan awaLi hari mu dengan penyesalan hari kemarin
Karna akan mengganggu hebatnya hari ini
dan akan merusak indahnya hari esok
:) 

Sabtu, 15 Oktober 2011

Resume Perisan IV


Kerja Cerdas dan Nilai Diri
By : A.B Tjandrarini, S.Si., M.Kom

Makna dari sebuah pesan :
Ø      Sebuah kalimat ditanggapi dengan presepsi berbeda
Ø      Dengan positif attitude segala sesuatu kesulitan adalah perjalanan menuju sukses
Ø      Berusaha melakukan hal biasa dikerjakan dengan cara yang luar biasa

Kerja Cerdas adalah kerja dengan usaha sama tetapi memberikan hasil yang lebih besar (dua kali lebih besar)
Yang terpenting untuk diterapkan adalah bekerja untuk manfaat maksimum.

Prinsip Kerja Cerdas :
1. Orientasi Hasil   : Perencanaan tepat waktu
2. Disiplin              : Pelaksanaan memperhatikan apa yang sudah                                                    direncanakan
3. Dukungan           : Rekan kerja, kerabat dalam hal informasi, tenga dan                                       dana
4. Meminimalkan Kesia-siaan : Mengurangi hal – hal yang tidak bermanfaat.

Inti Kerja Cerdas (Margaret Steen) :
  1. Manajemen Waktu
  2. Melakukan pekerjaan dengan lebih efektif dan efisien
  3. Melakukan trobosan – trobosan baru
Nilai Diri – Self Value :
1. Sebagai suatu contoh uang Rp 1.000,.terdapat arti sebagai berikut ;
          > angka ‘nol’ pertama = knowledge
          > angka ‘nol’ kedua     = Skill
          > angka ‘nol’ ketiga    = Attitude
2. Siapa pun akan tertarik dengan atribut – atribut positif dalam diri kita
3. Nilai kita ditentukan oleh kualitas diri.

Terdapat 10 macam Kualitas Pribadi yang Disukai :
1. Ketulusan      
2. Kerendahan Hati

3.  Kesetiaan               : a. Punya komitmen yang kuat
                                    b. Selalu bisa di percata
4.  Berpikir Positif      : Lebih suka memberi solusi
5.  Keceriaan
6.  Bertanggung Jawab
7.  Percata Diri           : a. Menghargai diri sendiri
                                    b. Menghargai orang lain
8.  Kebesaran Jiwa      : Tegar dalam menghadapi masa – masa sulit
9.  Easy Going             : a. Berusaha mengecilkan masalah yang besar
                                    b. Tidak suka mengukit masa lalu
                                    c. Merencanakan masa depan
10. Empati                  : a. Bisa menempatkan diri pada posisi orang lain
                                   b. Selalu berusaha memahami dan mengerti orang                                        lain.